tida's blog

Random Sauces From All Around The World

Harapan

Harapan

Harapan

Tahun yang baru kini telah sampai, saatnya membuka lembaran baru dan mempersiapkan tinta-tinta yang akan mengabadikan segala kejadian yang akan datang. Banyak sekali harapan-harapan yang selalu gw ucapkan kala tahun ataupun umur berganti; namun seringkali gw tidak sadar apa arti dari meminta atau mengharapkan sesuatu. Dan entah mengapa di pagi ini gw merasa ingin menulis puisi(?) mengenai harapan.

aku berharap
pada bintang-bintang gemerlap
lagi-lagi kuberharap

kutaruh harapan dan impian
namun yang kudapatkan
hanyalah rintangan

bintang
kau sempat hilang
hilang ditelan petang

berjuang
berjuang
itulah yang kau bilang

Sampai beberapa saat yang lalu gw masih berharap kalau gw meminta sesuatu, hal itulah yang akan diberikan kepada kita. But it seems like the world does not work that way. Gw selalu meminta untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi seorang yang lebih berani dan tegas. Gw selalu meminta untuk memiliki kemapanan, hal duniawi yang terkadang dapat memfasilitasi nilai-nilai kehidupan. Gw selalu meminta untuk keberadaan seseorang yang spesial, seseorang yang dapat benar-benar mengerti. Gw selalu meminta kedatangan sesuatu yang lebih dan lebih. Dan begitulah seterusnya, permintaan tiada akhir karena hal-hal tersebut tidak pernah datang; secara cuma-cuma.

Salah satu hal yang benar-benar gw rasakan sebagai cobaan gw adalah pekerjaan. Rasanya pengalaman yang baru sebentar ini telah memberikan banyak hal untuk dipikirkan. Begitu banyak hal-hal yang berbeda dengan yang gw harapkan. Namun gw mulai sadar bahwa sekarang inilah saatnya dimana gw harus tetap bertahan; saat dimana begitu banyak pilihan dan masalah datang. Keinginan gw sebenarnya adalah untuk bergelut di bidang bisnis, namun setelah beberapa pengalaman kecil, gw sadar bahwa untuk sekarang ini gw butuh untuk belajar dan melatih beberapa soft skill yang sepertinya lebih cepat didapat di pekerjaan gw saat ini. Saat ini gw bekerja di bidang industri (yang mana cukup berhubungan dengan pendidikan gw) dan diharapkan untuk bisa supervise (well, bukan diharapkan, tapi harus). Bagi gw yang selama ini menganggap menyuruh-nyuruh orang sebagai sesuatu yang agak tabu, hal ini adalah sesuatu yang butuh keberanian. Keberanian untuk memimpin dan keberanian untuk bertanggung jawab atas hasil yang dikerjakan. Selain pressure dari pekerjaan itu sendiri, masalah lainnya adalah constant annoyance dari otak gw yang berkata bahwa bukan ini jalan yang seharusnya gw jalani. Suara itu mungkin adalah suara hati, namun saat ini gw melabel annoyance itu adalah bagian dari diri gw yang manja. Setiap kali mengingat ini selalu teringat judul buku “Your Job Is Not Your Career“. Gw berharap bisa mendapatkan begitu banyak ilmu dan pengalaman yang berguna untuk menjadi modal dalam menjalankan bidang impian gw nantinya.

Harapan keberadaan seseorang yang spesial itu rasanya… Membingungkan. Harapan yang satu ini rasanya susah-susah gampang. Tapi seperti harapan-harapan lainnya, yang diberikan dunia kepada kita adalah kesempatan. Semoga gw dapat menggunakan kesempatan yang muncul dengan sebaik mungkin. Semoga di tahun yang baru ini harapan yang satu ini dapat membuat gw lebih bersemangat dalam memperjuangkan sesuatu.

Tahun 2013 masih panjang! Marilah kita berjuang! 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 2, 2013 by in Daily Life, Writing.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 124 other followers

Green Tea Cookies

%d bloggers like this: