tida's blog

Random Sauces From All Around The World

Nyawa

Semenjak beberapa minggu ini begitu banyak berita mengenai bunuh diri yang dilakukan oleh orang dari berbagai kalangan, baik di dalam maupun di luar negeri. Ada yang gantung diri, lompat dari apartemen, sampai minum obat-obatan hingga overdosis.

Meskipun dari beberapa kasus  belakangan ini ada yang beranggapan bahwa kasus-kasus tersebut bukanlah bunuh diri melainkan pembunuhan, tapi pada intinya tetap saja faktanya adalah hidup manusia, dan juga makhluk hidup lainnya, begitu mudahnya dihancurkan.

Berdasarkan data salah satu agensi di Amerika, tingkat kematian dunia saat ini adalah 55.300.000 orang per tahun, atau sekitar 105 orang per menit. Setiap kali mendengar soal kematian, seringkali kita berpikir,  “Apa ya yang terjadi dengan kita setelah mati?” Pertanyaan tersebut sayangnya, setidaknya hingga saat ini, tidak ada jawabannya. Semua orang memiliki jawaban masing-masing yang mereka percayai; mulai dari terhidup kembali sebagai manusia atau makhluk hidup lain hingga menuju ke suatu tempat yang jauh berbeda dimana para roh-roh berkumpul, surga, dimana pengertian surga itu sendiri juga seringkali berbeda dari satu agama / kepercayan dan yang lainnya.

Jadi… selain karena berbagai berita soal kematian, hal yang membuat saya kembali berpikir soal hidup ini adalah jatuh sakit nya kakek saya yang berumur 83 tahun. Memang beliau punya record beberapa penyakit dan dikhawatirkan salah satu nya muncul kembali. Sejak itu, mulailah muncul berbagai cerita tentang orang sakit dan meninggal entah karena apa. Bagi saya, mendengar cerita-cerita tentang proses muncul dan akibat dari penyakit-penyakit merupakan hal yang cukup janggal dan merupakan salah satu alasan utama dahulu tidak menempuh pendidikan kedokteran.

Dalam satu malam, mungkin saja kita kehilangan salah satu keluarga kita dalam tidur… Atau mungkin diri kita sendiri? Jika meninggal dalam tidur, akankah kita melanjutkan hidup dalam mimpi yang kita jalani saat itu? Mimpi indah, mimpi buruk, ataupun dunia gelap tanpa mimpi…

Advertisements

2 comments on “Nyawa

  1. darwinsutjiawan
    August 6, 2017

    Luar biasa sharingnya bung Adit. Yang terpenting kita terus bersyukur atas apapun yang kita peroleh di hidup ini. Perkara kapan hidup ini berakhir, semuanya ada di tangan Sang Pencipta.

    • tida
      August 6, 2017

      Wah ada bung Darwin. Iya, jalani saja hidup ini dengan semaksimal mungkin, and let God decide

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 5, 2017 by in Daily Life and tagged , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 24 other followers

Green Tea Cookies

%d bloggers like this: